Minggu, 02 Agustus 2026 – Siapa sangka gaplek yang identik dengan olahan tradisional kini bisa bertransformasi menjadi kudapan modern bercita rasa mewah? Bertekad mengangkat potensi pangan lokal Desa Mentaraman, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 137 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses menggelar uji coba pembuatan brownies berbahan dasar tepung gaplek.
Langkah inovatif ini diambil untuk menyulap komoditas lokal agar memiliki nilai jual dan daya tarik yang lebih tinggi di masyarakat. Tidak langsung berjalan mulus, proses eksperimen kuliner ini membutuhkan presisi dan ketelitian ekstra.
"Pada percobaan pertama, kami mendapati tekstur dan rasa brownies belum memenuhi standar ideal karena komposisi formulasi yang kurang pas," ujar salah satu perwakilan mahasiswa KKN UMM.
Tak patah semangat, evaluasi menyeluruh langsung dilakukan. Mahasiswa merombak ulang takaran bahan, menyesuaikan teknik pengadukan, hingga mempresisikan durasi pemanggangan. Kerja keras tersebut membuahkan hasil manis pada uji coba kedua. Brownies gaplek yang dihasilkan tampil memikat dengan tekstur fudgy, tingkat kematangan sempurna, serta rasa cokelat gurih yang tidak kalah dari brownies tepung terigu pada umumnya.
Keberhasilan eksperimen ini menjadi fondasi utama dalam meluncurkan program Makan Brownies Gaplek (MBG). Melalui program MBG, resep brownies gaplek yang telah teruji siap disosialisasi dan dilatihkan kepada warga Desa Mentaraman sebagai ide usaha kreatif berbasis pangan lokal.
